Kami pasang booking engine di website hotel Anda, sambungkan inventorinya ke semua OTA, dan buka jalur pembayaran yang dipakai tamu domestik.
Aritmatika, bukan janji. Berapa banyak booking yang benar-benar berpindah ditentukan rate, foto, ulasan, dan musim.
Komisi adalah persentase, jadi tagihannya justru membengkak di bulan-bulan terbaik Anda sementara biaya pengelolaan yang memindahkan sebagiannya adalah angka tetap.
Makin besar omzet OTA hotel Anda, makin lebar selisihnya. Itu satu-satunya alasan sistem ini dibayar.
Hotel punya masalah berbeda dari villa: bukan soal tidak ada yang membalas, tapi soal jam kerja, tipe kamar, dan inventori yang diurus manual.
Telepon dan WhatsApp adalah dua jalur langsung yang paling sering dipakai hotel, dan keduanya berhenti di luar shift. OTA tidak pernah tutup, jadi booking malam hari selalu jatuh ke sana.
Tipe kamar dikalikan enam platform berarti puluhan angka yang harus dicocokkan tiap hari. Satu telat update dan kamar terjual berlebih, atau kamar kosong yang sebenarnya masih bisa dijual ditahan karena takut.
Ini kebocoran yang paling sering tidak disadari. Tamu yang datang ke website Anda melihat harga lebih tinggi, lalu kembali memesan lewat OTA, dan Anda membayar komisi untuk tamu yang sudah berdiri di depan pintu.
Kami tidak mengganti sistem operasional hotel Anda. Kami memasang lapisan distribusi dan penjualannya, lalu menyambungkannya ke apa yang sudah Anda jalankan.
Kalau PMS Anda punya koneksi dua arah yang stabil, kami sambungkan saja dan PMS-nya tetap. Yang kami ganti hanya kalau sinkronisasinya satu arah, delay, atau sudah tidak didukung vendornya. Ini diperiksa sebelum satu pun akun dibuat.
Booking engine dengan tipe kamar dan rate plan, di domain Anda sendiri. STAAH default kami karena tim support-nya ada di Indonesia dan gateway lokal DOKU sudah terintegrasi. Cloudbeds untuk hotel di atas 60 kamar.
Midtrans atau Xendit untuk QRIS, transfer, virtual account, e-wallet, dan kartu, dengan aturan deposit, no-show, dan pembatalan sesuai kebijakan hotel Anda. Jembatannya kami yang bangun dan hosting.
Tipe kamar, rate plan, alotmen, dan reservasi berjalan dipindahkan, lalu kami mencoba menjual kamar yang sama dari dua channel sekaligus untuk memastikan sistemnya menolak. Front office dan tim reservasi dilatih, SOP diserahkan.
Hotel yang sama, dua jalur pemesanan. Yang satu tutup jam sepuluh malam, yang satu tidak pernah.
Semuanya atas nama hotel Anda. PMS yang sekarang tetap milik Anda dan tetap dipakai.
Kami lihat jumlah kamar, tipe kamar, channel, dan PMS yang sekarang Anda pakai, lalu pilih antara STAAH dan Cloudbeds.
Booking engine masuk ke website, channel manager tersambung ke tiap OTA, payment gateway diuji dengan transaksi asli.
Tipe kamar, rate plan, alotmen, dan reservasi berjalan dipindahkan, lalu inventori sengaja kami coba jual berlebih dari dua channel.
Tim front office dan reservasi dilatih, SOP diserahkan, sistem go-live.
Kami tidak bisa menjanjikan okupansi Anda naik. Itu ditentukan rate, foto, ulasan, dan musim. Yang bisa kami jamin adalah bagian yang memang milik kami.
Tiga paket, dibedakan jumlah kamar dan seberapa dalam rate-nya kami urus. Pengelolaan minimal tiga bulan, karena satu bulan tidak cukup untuk melihat pola rate bergerak.
Setup sekali bayar untuk hotel 10 sampai 25 kamar di empat channel. Pengelolaan bulanan mulai Rp 6.000.000, dan langganan tool ditagih pass-through ke kartu hotel Anda tanpa markup.
Sebutkan juga PMS yang sekarang dipakai dan channel yang aktif. Kami balas dengan tool yang cocok, biaya bulanannya, dan perkiraan komisi yang bisa Anda tahan.