Bukan kerusakannya yang mahal, tapi jarak antara rusak dan ketahuan. Kami menutup jarak itu, di sistem yang dipasang siapa pun.
| Yang rusak | Tanpa dipantau | Dengan Jaga |
|---|---|---|
| Sambungan ke satu OTA berhenti sinkron | 1 sampai 3 hari | Menit |
| Kalender tidak menutup setelah ada booking | Sampai tamu kedua datang | Menit |
| Setting berubah setelah OTA ganti aturan | Berminggu-minggu | Hari yang sama |
| Konfigurasi hilang karena salah klik | Ketahuan saat dibutuhkan | Dipulihkan dari backup |
Kolom kanan adalah kapan sistem tahu dan Anda dikabari, bukan kapan masalahnya selesai. Perbaikannya jalan di jam kerja WITA.
Satu double booking bukan cuma kehilangan satu malam. Anda mencarikan properti pengganti, menanggung selisihnya, dan tetap kena satu review buruk yang dibaca calon tamu berikutnya selama berbulan-bulan.
Ini alasan kenapa yang dijual di sini pengawasan, bukan perbaikan. Perbaikan datang setelah rusak; pengawasan datang sebelum ada yang tahu.
Booking engine tidak pernah memberi tahu Anda saat berhenti bekerja. Ia cuma diam, dan diamnya persis seperti sedang baik-baik saja.
Token kedaluwarsa, OTA mengganti API-nya, atau koneksi gagal sekali lalu tidak mencoba lagi. Dari sisi Anda dashboard-nya terlihat normal. Yang berubah cuma satu: kalender di sana berhenti mengikuti kalender di sini.
Kebijakan pembatalan, aturan minimum stay, dan format rate plan berganti tanpa pengumuman ke pemilik properti. Setting yang benar bulan lalu jadi setting yang menolak booking bulan ini.
Satu klik salah pada rate plan atau alotmen, dan tidak ada versi sebelumnya untuk dipulihkan. Yang tersisa cuma menyusun ulang dari ingatan, biasanya di hari yang paling sibuk.
Ini pekerjaan yang dilakukan software terus-menerus, dan manusia hanya masuk saat ada yang benar-benar rusak. Itu sebabnya harganya bisa serendah ini.
Kalau bukan kami yang memasang, kami catat dulu isinya: channel yang aktif, rate plan, alotmen, dan titik yang paling mungkin putus. Tanpa itu kami cuma menebak apa yang harus dipantau.
Setiap sambungan ke OTA dicek terus-menerus. Begitu ada yang berhenti mengikuti, Anda dan kami dikabari bersamaan, jadi tidak ada versi cerita yang cuma kami tahu.
Setting booking engine dan channel manager disalin dan disimpan. Kalau ada yang berubah atau hilang, ada versi yang bisa dikembalikan, bukan cuma ingatan.
Ketika platform mengganti kebijakan atau format, setting Anda ikut disesuaikan. Anda biasanya tidak perlu tahu itu terjadi, dan itu memang tujuannya.
Sistem yang sama, dua keadaan. Satu ada yang menungguinya, satu lagi tidak.
Semuanya atas nama Anda. Kalau berhenti, sistemnya tetap milik Anda dan tetap jalan.
Kami minta akses baca ke booking engine dan channel manager Anda, lalu mencatat channel, rate plan, alotmen, dan titik yang paling sering bermasalah.
Pengawasan dinyalakan untuk tiap sambungan, alert diarahkan ke WhatsApp Anda dan kami, lalu backup pertama diambil.
Kami putuskan satu sambungan dengan sengaja untuk memastikan alert-nya benar-benar berbunyi, bukan cuma terpasang. Setelah itu berjalan sendiri.
Kami tidak bisa menjanjikan sistem Anda tidak akan pernah rusak. Yang bisa dijanjikan adalah bagian yang memang milik kami: Anda tidak akan jadi orang terakhir yang tahu.
Dua harga, dibedakan tipe properti dan berapa banyak yang harus dipantau. Berhenti kapan saja.
Per bulan untuk villa. Hotel Rp 2.500.000 per bulan. Kalau booking engine Anda dipasang pihak lain, ada audit takeover sekali di awal: Rp 2.500.000 untuk villa dan Rp 3.900.000 untuk hotel.
Sebutkan juga siapa yang memasangnya dan berapa channel yang aktif. Kami balas dengan bisa atau tidaknya dijaga, dan apakah audit takeover perlu.