Kami bangun toko di domain Anda: checkout yang jalan, stok yang sinkron, ongkir otomatis, dan data pelanggan yang bisa Anda ekspor kapan saja.
| Satu pesanan Rp 500.000, disettle dua kali | Lewat marketplace | Toko sendiri |
|---|---|---|
| Harga jual | Rp 500.000 | Rp 500.000 |
| Komisi platform 10% | − Rp 50.000 | Rp 0 |
| Biaya proses pesanan | − Rp 1.250 | Rp 0 |
| Biaya QRIS 0,7% | sudah termasuk | − Rp 3.500 |
| Masuk ke rekening Anda | Rp 448.750 | Rp 496.500 |
Komisi memakai tarif Shopee kategori A 2026 sebesar 10% dan biaya proses pesanan Rp 1.250. QRIS memakai MDR 0,7% yang tetap berlaku di toko sendiri.
Potongan platform mengambil sekitar Rp 360 juta setahun, sebelum Anda menghitung biaya iklan di dalam platform yang sama.
Memakai rata rata gabungan 10% untuk brand yang penjualannya dominan di Shopee. Lazada berada di sekitar 6%, Tokopedia dan TikTok Shop di sekitar 8%.
Komisi cuma yang paling kelihatan. Tiga hal berikut jauh lebih mahal, dan baru terasa saat Anda ingin keluar.
Nama, nomor, dan riwayat belanja tersimpan di platform, bukan di sistem Anda. Saat ingin menawarkan produk baru ke pembeli lama, Anda harus membeli ulang perhatian mereka lewat iklan.
Etalase marketplace menempatkan produk Anda di sebelah barang termurah yang mirip. Brand yang dibangun bertahun tahun disederhanakan jadi satu kolom angka.
Pada Mei 2026 batas komisi dinamis TikTok Shop dan Tokopedia naik dari Rp 40.000 menjadi Rp 650.000 per item. Perubahan sebesar itu terjadi tanpa Anda bisa menawar.
Selisih Rp 47.750 per pesanan baru berarti kalau tokonya benar benar dipakai orang. Empat hal ini yang membuat orang menyelesaikan pembayaran.
Tiap metode pembayaran dites dengan uang asli sebelum toko dibuka. Kartu, transfer bank, QRIS, e-wallet. Checkout yang gagal sekali akan kehilangan pembeli itu selamanya.
Stok berkurang sendiri saat pesanan masuk, ongkir dihitung otomatis per kurir dan per kota. Admin Anda berhenti menyalin nomor resi.
Nomor, email, riwayat pesanan, semuanya ada di dashboard Anda dan bisa diunduh kapan saja. Itu yang membuat pesan promosi berikutnya gratis.
Dibangun dengan Next.js dan Supabase, bukan tumpukan plugin. Halaman produk terbuka cepat di jaringan seluler, tempat sebagian besar pembelian di Indonesia terjadi.
Pengemasan pesanan. Bagian yang tidak berubah, apa pun kanal penjualannya.
Enam paket, dari landing page yang menerima pesanan lewat WhatsApp sampai toko penuh dengan checkout sendiri.
Data produk, varian, harga, dan berat dikumpulkan dan dirapikan. Ini bagian yang paling sering menahan proyek, jadi dikerjakan paling awal.
Halaman produk, keranjang, dan alur checkout dibangun. Payment gateway didaftarkan atas nama badan usaha Anda, bukan nama kami.
Tiap metode pembayaran dibayar sungguhan lalu direfund. Ongkir diuji ke beberapa kota. Kalau ada yang gagal, tidak ada yang tayang.
Toko dibuka, tim Anda dilatih memproses pesanan dan mengubah stok. Anda pegang dashboardnya sejak hari pertama.
Berapa banyak orang yang belanja tergantung produk, harga, dan promosi Anda. Yang di bawah ini ada di tangan kami.
Enam paket: tiga landing page yang menerima pesanan lewat WhatsApp, dan tiga toko penuh dengan checkout sendiri.
Sekali bayar, tayang dalam 30 hari. Landing page yang menerima pesanan lewat WhatsApp mulai dari angka yang jauh lebih rendah. Biaya jalan bulanan ditulis terbuka di halaman harga.
Satu angka saja sudah cukup untuk menghitung berapa yang Anda bayar setahun dan berapa lama toko sendiri balik modal. Kalau hasilnya belum masuk akal, kami bilang belum.